Senin, 03 Desember 2012

MACAM MACAM MODIFIER




Objek 2D di ubah menjadi Objek 3D (LATHE) 
         
Dalam3D max tutorial membuat objek 2D menjadi 3D adalah dengan menggunakan Modifier List Lathe. Modifier Lathe berfungsi untuk membentuk objek 3D dari sebuah spline yang berbentuk kerangka sebuah objek. Proses operasi Lathe akan meng-extrusi dengan merotasikan profile kerangkan tersebut terhadap sumbu Y, dengan nilai Degrees sebanyak 360 derajat, sehingga menghasilkan bentuk permukaan objek menjadi lengkungan yang melingkar tertutup. Hasil dari bentuk operasi Lathe ditentukan sesuai dengan bentuk profile dari kerangka objeknya. Fasilitas Modifier Lathe ini biasanya digunakan untuk membuat perabot rumah tangga seperti bentuk model gelas, piring, mangkok, panci, botol dan sebagainya. Berikut ini adalah langkah-langkah untuk membuat objek yang nantinya akan diberi Modifier Lathe.

  Dalam Front Viewport buatlah sebuah kerangka bentuk gelas dari salah satu sisinya. Caranya klik tombol Create > Shapes > pilih Line dan bentuk kerangka dari model gelas.

3d max tutorial
 
                Membuat kerangka objek

Kemudian kerangka objek masih dalam keadaan terpilih, klik tombol Modify buka Modifier List lalu pilih Lathe.
 

Pada parameter rollout bagian Align tekan tombol Min, maka akan terbentuk sebuah objek bentuk seperti gelas yang awalnya Cuma sebuah garis spline kemudian diubah menjadi objek bentuk 3D menyerupai bentuk gelas.

3d max tutorial
 

                      Kerangka objek setelah di Modifier Lathe

Bila permukaan model gelas masih terlihat agak aneh pada tampilan pada Prespective Viewport, maka paada parameternya aktifkan Flip normal. Ubah juga nilai segmen untuk menentukan tingkat kehalusan bentuk lingkaran objek.
 


Selanjutnya kita akan mencoba membuat bentuk lain yang akan menggunakan Modifier Lathe untuk memproses menjadi bentuk 3D, misalnya untuk membuat sebuah botol.
 

Langkah-langkah untuk membuatnya adalah sebagai berikut :
 

Buatlah pada Frone Viewport kerangka dari botol dengan cara klik Create pada Command Panel, pilih Shapes lalu klik Line buatlah kerangka botol seperti pada gambar berikut.
 
objek 3d
                        Kerangka botol

Kerangka botol masih dalam keadaan terpilih, klik tombol Modify pada Command Panel lalu pilih Lathe pada Modifier List. Aktifkan Flip normal pada parameter rollout dan pada parametr Align klik Min, maka akan terlihat seperti pada gambar berikut.
 

3d max tutorial
 
Bentuk kerangka botol setelah di Modifier Lathe
Ubahlah nilai segmen pada parameter untuk menentukan tingkat kehalusan objek lingkaran. Setelah itu aktifkan Perspective Viewport dan hasilnya akan terlihat seperti berikut.
membuat model 3d
Hasil dari Modifier Lathe pada Perspective Viewport


Inilah hasi dari modifikasi 2D menjadi objek 3D 

Ada juga beberapa cara memodifikasi objek 3D: 

 
Slice

Modifier ini berfungsi untuk memotong sebagaian objek apabila Slice Plane dirotasikan memotong objeknya dan juga apabila tipe slicenya diaktifkan Remove Top atau Bottom Top.

Slice ini dapat digunakan untuk membuat kelopak mata yang dapat dianimasikan seperti sedang berkedip.

Wave

Berfungsi untuk membuat efek gelombang pada geometri objek dengan menggunakan dua gelombang atau kombinasinya



Extrude

pada fasilitas toolbox terdapat interactive extrude tool di dalam interactive effects tool. Setelah diaktifkan, format 3D dapat diatur melalui bagian presets yang ada pada fasilitas property bar.
 

Bend 
 

perintah modifier bend yang berguna untuk membengkokkan  objek dengan arah tertentu yang disesuaikan dengan sumbu koordinat.
 

Twist
 

perintah ini di gunakan untuk memutar objek pada arah tertentu yang di sesuaikan dengan titik koordinatnya
 


Lattice 

    Berfungsi untuk menampilkan sebuah objek berdasarkan kerangka dari segmen-nya atau vertex-nya.


Ripple
 

Berfungsi untuk membuat efek riak konsentris membentuk gelombang air dari satu titik pusat menyebar kesekitarnya pada geometri objek planar atau plane.
 

Slice
 

Modifier ini berfungsi untuk memotong sebagaian objek apabila Slice Plane dirotasikan memotong objeknya dan juga apabila tipe slicenya diaktifkan Remove Top atau Bottom Top.
 

Slice ini dapat digunakan untuk membuat kelopak mata yang dapat dianimasikan seperti sedang berkedip.
 

Wave
 

Berfungsi untuk membuat efek gelombang pada geometri objek dengan menggunakan dua gelombang atau kombinasinya

Clone, Mirror dan Array




Pengertian Mirror


Mirror disini suatu duplikat dari suatu situs yang ditempatkan pada server yang berbeda dengan server aslinya. Fungsi mirror site ini, adalah untuk mengurangi lalu lintas data pada suatu situs.

Intinnya ialah fungsi Mirror ini untuk mengurangi lalu lintas data pada suatu situs. Misalkan anda mengunjungi website Facebook. Server Facebook, terdapat di beberapa negara. Bukan hanya di 1 negara saja. Jika hanya ada 1 server Facebook, maka tentu saja lalu lintas data-nya akan macet karena Server Facebook bekerja sangat keras untuk melayani permintaan anda sebagai Client (Lihat juga Pengertian Server dan Client).Misalkan anda ingin download sebuah File yang ber-server di Amerika Serikat. Tentu akan sangat lama untuk men-downloadnya karena lokasi server tersebut sangat jauh. Maka dari itu, diciptakanlah Mirror situs tersebut dengan membangun server baru yang berlokasi di Indonesia.Jadi, makin dekat sebuah server dengan lokasi kita, makas semakin cepat pula untuk kita berlalu lintas di situs tersebut (Untuk download, upload, dan lain-lain).

Pengertian Array
Array adalah kumpulan data bertipe sama yang menggunakan nama sama. Dengan menggunakan array, sejumlah variabel dapat memakai nama yang sama. Antara satu variabel dengan variabel lain di dalam array dibedakan berdasarkan subscript. Sebuah subscript berupa bilangan di dalam kurung siku.

Array dapat dibedakan menjadi :

1. Array Berdimensi Satu

Merupakan sebuah variabel yang menyimpan sekumpulan data yang memiliki tipe sama dan elemen yang akan diakses hanya melalui 1 indeks atau subskrip.

Bentuk umum pendeklarasian:

nama_array[jumlah_eleman]; 

Array satu Dimensi adalah struktur data yang statis yang mempunyai 1 nama tetapi memiliki banyak tempat. Setiap tempat harus dibedakan, untuk membedakannya dibutuhkan penunjuk, pentunjuk dapat berupa karakter(char) atau integer. Sekali disimpan dalam penunjuk yang sama(berbentuk indeks), maka isinya tidak akan hilang kecuali indeksnya diisi oleh nilai yang lain.

Pada saat mendeklarasikan suatu variabel bertipe array, kita harus menuliskan informasi informasi berikut :

1. nama variabel : peraturan untuk nama array sama dengan untuk nama variabel biasa.
2. tipe data variabel : apa tipe data yang ingin disimpan di dalam array ? int ? float ? char ? dsb.....
3. jumlah elemen : berapa banyak data yang ingin disimpan di dalam array ? 20 ? 30 ? 1000 ? dsb.....

Dengan array kita masih bisa meninjau nilai yang telah kita masukkan. Array adalah struktur data statis, sehingga apabila sudah ditetapkan 100 tempat, akan tetap tersedia 100 tempat. Bila tempatnya berlebih, sisanya tidak akan dipakai. Bila tempatnya kekurangan, maka hal ini tidak bisa ditanggulangi.

2. Array Berdimensi Dua

Merupakan sebuah variabel yang menyimpan sekumpulan data yang memiliki tipe sama dan elemen yang akan diakses melalui 2 indeks atau subskrip yaitu indeks baris dan indeks kolom.

Bentuk umum pendeklarasian:

nama_array[jumlah_eleman_baris][jumah_eleme_kolom]; 

3. Array Berdimensi Tiga/ Multi dimensi

Merupakan sebuah variabel yang menyimpan sekumpulan data yang memiliki tipe sama dan elemen yang akan diakses melalui banyak indeks atau subskrip. Array seperti ini biasa digunakan untuk matik, array 2 dimensi juga termasuk kedalam array multidimensi.

Pengertian Mirror
       Linux menyediakan dua macam system call , yaitu fork dan clone. fork memiliki fungsi untuk menduplikasi proses dimana proses anak yang dihasilkan bersifat independent. clone memiliki sifat yang mirip dengan fork yaitu sama-sama membuat duplikat dari proses induk. Namun demikian, selain membuat proses baru yang terpisah dari proses induk, clone juga mengizinkan terjadinya proses berbagi ruang alamat antara proses anak dengan proses induk, sehingga proses anak yang dihasilkan akan sama persis dengan proses induknya.

       Setiap proses memiliki struktur data yang unik. Namun demikian, proses-proses di Linux hanya menyimpan pointer-pointer ke struktur data lainnya dimana instruksi disimpan, sehingga tidak harus menyimpan instruksi ke setiap struktur data yang ada. Hal ini menyebabkan context switch antar proses di Linux menjadi lebih cepat. Ketika fork dieksekusi, sebuah proses baru dibuat bersamaan dengan proses penyalinan struktur data dari proses induk. Ketika clone dieksekusi, sebuah proses baru juga dibuat, namun proses tersebut tidak menyalin struktur data dari proses induknya. Proses baru tersebut hanya menyimpan pointer ke struktur data proses induk. Oleh karena itu, proses anak dapat berbagi ruang alamat dan sumber daya dengan proses induknya. Satu set flag digunakan untuk mengindikasikan seberapa banyak kedua proses tersebut dapat berbagi. Jika tidak ada flag yang ditandai, maka tidak ada sharing, sehingga clone berlaku sebagai fork. Jika kelima flag ditandai, maka proses induk harus berbagi semuanya dengan proses anak.

Tabel Flag dan Fungsinya
CLONE_FILES            Berbagi berkas
CLONE_SIGHAND     Berbagi sinyal
CLONE_PID                Berbagi PID dengan proses induk

CLONE_VM                Berbagi data dan Stack
CLONE_FS                  Berbagi informasi sistem berkas
Sumber: 

OBJEK 3D dan CONTOHNYA



Grafik 3 Dimensi yaitu teknik penggambaran yg berpatokan pada titik koordinat sumbu x(datar), sumbu y(tegak), dan sumbu z(miring).Representasi dari data geometrik 3 dimensi sebagai hasil dari pemrosesan dan pemberian efek cahaya terhadap grafika komputer 2D. Tiga Dimensi, biasanya digunakan dalam penanganan grafis. 3D secara umum merujuk pada kemampuan dari sebuah video card (link). Saat ini video card menggunakan variasi dari instruksi-instruksi yang ditanamkan dalam video card itu sendiri (bukan berasal dari software) untuk mencapai hasil grafik yang lebih realistis dalam memainkan game komputer.

Grafik Komputer 2D
       
       Didalam grafika komputer, 3D merupakan bentuk grafik yang menggunakan representasi data geometri tiga dimensi.
Suatu objek rangka 3D apabila disinari dari arah tertentu akan membentuk bayangan pada permukaan gambar. 

     Dibagi ke dalam tiga fase, yaitu 3D modeling yang mendeskripsikan bentuk dari sebuah objek, layout dan animation yang mendeskripsikan gerakan dan tata letak sebuah objek, dan 3D rendering yang memproduksi image dari objek tersebut.3D secara umum merujuk pada kemampuan dari sebuah video card (link). Saat ini video card menggunakan variasi dari instruksi-instruksi yang ditanamkan dalam video card itu sendiri (bukan berasal dari software) untuk mencapai hasil grafik yang lebih realistis dalam memainkan game komputer.

Bentuk-bentuk obyek 3D standar yang lazim digunakan dalam menggambar, antara lain : 


1. CAPSULE
http://static3.depositphotos.com/1003649/161/i/950/depositphotos_1619826-Gray-color-capsule.jpg


2. CONE
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjf-E9we2B1W85Qqk6rTjZadaqQkZ_ycFKQCa-1QlQHUXMXmrwCVUVwLD8W2Q6kngknKULkNjDtW86T-WqCTqmFZEQO0GnXF2OhyV5myoQJrQzXAgsBQJvldsZafH9IkXuGhQKYAbmzdkgM/s320/cone+center.jpg

3. box
http://www.webdesign.org/img_articles/16100/step1.gif


OBJEK 2D dan CONTOHNYA




Grafik 2 Dimensi yaitu teknik penggambaran yang berpatokan pada titik koordinat sumbu x (datar) dan sumbu y (tegak), supaya dapat tampil dengan sempurna, gambar yang akan ditampilkan dengan teknik ini harus memiliki nilai koordinat x dan y minimum 0 dan maksimum sebesar resolusi yang digunakan.

Grafik Komputer 2D

        Grafik komputer 2D ialah sebuah generasi gambar digital berbasis komputer, yang kebanyakan mengambil objek-objek dua dimensi (2D). Model Grafik 2D merupakan kombinasi dari model geometri (juga disebut sebagai grafik vektor), gambar digital (raster graphics), fungsi matematika, dan sebagainya. Komponen-komponen ini dapat dimodifikasi dan dimanipulasi oleh transformasi geometri dua dimensi, seperti translasi, rotasi, dan dilatasi.

        Salah satu cara yang termudah untuk membuat sebuah gambar 2D kompleks yaitu dimulai dengan sebuah "canvas" kosong yang diisi dengan warna latar tertentu, yang kemudian kita "draw", "paint", atau "paste" suatu warna kedalamnya, dengan urutan-urutan tertentu. Intinya, kanvas tersebut merupakan "frame buffer" atau bayangan dari layar komputer.

        Model-model yg dipakai di disain grafis 2D biasanya tidak mendukung bentuk-bentuk tiga-dimensi, Namun demikian, mereka dapat membuat model berlapis-lapis (layer); nyata, translusen, dan transparan, yang dapat ditumpuk dalam urutan tertentu. Urutan tersebut biasanya didefinisikan dengan angka (kedalaman lapisan, atau jarak dari si penglihat).

        Banyak antarmuka grafis atau yang kita kenal dengan GUI (Grapical User Interface) yang berbasiskan model grafis 2D. Software-software yang mendukung GUI dapat menciptakan "keadaan visual" dalam berinteraksi dengan komputer, sehingga para pengguna tidak selalu harus melihat tulisan. Grafik 2D juga penting bagi kendali peralatan-peralatan semacam printer, plotter, shredder, dan sebagainya. Mereka juga digunakan pada beberapa video dan games sederhana seperti solitaire, chess, atau mahjong.

ini adalah bentuk-bentuk obyek 2D standar yang biasanya lazim digunakan dalam menggambar, antara lain :

1. Dounat

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhq43joGvY9Y4AzLMpRVcKILyvACWWJb0WGF6tJdMtyZY4eCnXHcRETDck9znJjDJm5uaPhsnPe3hJZi8R_PdXagGgda5A34dhSB2NM8sh-MJMPWrJPZ5-il7yxvgKx2ruZJ-46JsYp2YI/s320/7.jpg








2. Line


http://www.gubugflash.com/wp-content/uploads/2012/02/capture15.jpg

3. Circle
http://draftersipil.files.wordpress.com/2010/07/ci.jpg

4. Circle dan Star

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEil7nfU_BKeaOX6s57c2CSzP0twBsQ3ZHfgqhamLTD_SLeVzWXGqvwcHT_QSTqxKYGMX4DNmehoXJEX_v3Jx17bZUj2F50MCt5WRkCOwHPlCOZTi8lBcEYxBto8v2BqPTlY0vTpNHN7Ffb5/s320/BLEND+TOOL.jpg



sumber gambar: http://google.com/
sumber gambar: http://google.com/

Desain Grafis dan Permodelan Grafis




DESAIN GRAFIS
Desain Grafis berasal dari Dua buah suku kata yakni Desain dan Grafis, kata Desain artinya perbuatan dengan cara mengatur semuanya sebelum merancang, adapun Grafis yaitu titik atau garis yang berhubungan dengan cetak mencetak. Jadi dengan demikian Desain Grafis adalah kombinasi kompleks antara kata-kata, gambar, angka, grafik, foto dan ilustrasi yang membutuhkan pemikiran khusus dari seorang individu yang bias menggabungkan elemen-elemen ini, sehingga mereka dapat menghasilkan sesuatu yang khusus atau sangat berguna dalam bidang gambar.
Desain Grafis adalah cabang ilmu dari seni Desain yang dalam perkembangannya Desain Grafis dibantu oleh komputer dalam mendesain sebuah object.
Desain biasa diterjemahkan sebagai seni terapan, arsitektur, dan berbagai pencapaian kreatif lainnya. Dalam sebuah kalimat, kata “desain” bisa digunakan baik sebagai kata benda maupun kata kerja. Sebagai kata kerja, “desain” memiliki arti “proses untuk membuat dan menciptakan obyek baru”. Sebagai kata benda, “desain” digunakan untuk menyebut hasil akhir dari sebuah proses kreatif, baik itu berwujud sebuah rencana, proposal, atau berbentuk obyek nyata.
Proses desain pada umumnya memperhitungkan aspek fungsi, estetik dan berbagai macam aspek lainnya, yang biasanya datanya didapatkan dari riset, pemikiran, brainstorming, maupun dari desain yang sudah ada sebelumnya. Akhir-akhir ini, proses (secara umum) juga dianggap sebagai produk dari desain, sehingga muncul istilah “perancangan proses”.
Grafika adalah segala cara pengungkapan dan perwujudan dalam bentuk huruf, tanda, dan gambar yang diperbanyak melalui proses percetakan guna disampaikan kepada khalayak. Contohnya adalah: foto, gambar/drawing, Line Art, grafik, diagram, tipografi, angka, simbol, desain geometris, peta, gambar teknik, dan lain-lain. Seringkali dalam bentuk kombinasi teks, ilustrasi, dan warna.
Dalam bahasa Indonesia, kata “grafis” sering dikaitkan dengan seni grafis (printmaking) dan desain grafis atau desain komunikasi visual.

Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Dalam disain grafis, teks juga dianggap gambar karena merupakan hasil abstraksi simbol-simbol yang bisa dibunyikan. disain grafis diterapkan dalam disain komunikasi dan fine art. Seperti jenis disain lainnya, disain grafis dapat merujuk kepada proses pembuatan, metoda merancang, produk yang dihasilkan (rancangan), atau pun disiplin ilmu yang digunakan (disain)


PERMODELAN GRAFIS
Pemodelan grafis. sebelum menjalar pada konsep 2D dan 3D lebih dulu kita pahami dulu arti dan pengertian dari pemodelan grafis. Pemodelan grafis adalah Transformasi dari suatu konsep (atau suatu benda nyata) ke suatu model geometris yang bisa ditampilkan pada suatu komputer bisa dalam shape/bentuk, posisi, orientasi, surface, properties, volumetric, properties dan lights. intinya menciptakan pemodelan matematika dari objek 2D dan 3D.

2 Bentuk dari Grafik Komputer:
·           Grafik komputer 2D; merupakan bentuk dari benda yang memiliki panjang dan lebar. Grafik 2 Dimensi menggunakan teknik penggambaran dimana memiliki patokan titik koordinat sumbu x (datar) dan sumbu y (tegak). 

·           Grafik komputer 3D merupakan bentuk dari benda yang memiliki panjang, lebar, dan tinggi. perbedaan dengan grafik 2D pada pemodelan 3D memiliki 3 titik kordinat yakni titik x, y, dan z. Representasi dari data geometrik 3 dimensi sebagai hasil dari pemrosesan dan pemberian efek cahaya terhadap grafika komputer 2D. Tiga Dimensi, biasanya digunakan dalam penanganan grafis. 3D secara umum merujuk pada kemampuan dari sebuah video card (link). pemodelan ini juga berfungsi untuk menampilkan efek realistis pada video maupun game.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEimEf3l1geGuOacPz4OwjYSCI10H8HF8mWyzcLaoDgSyYMlwGDTG601i1ihTrxJR6nHjfr4f8JEvq7YQN5BXNZiwmyd_vo6muHlg7M-zj4PHMeZlxZqWRCPW1Ob9qvSBVEUMVqPCR_lJBU/s400/pemodelan1.png


2D dan 3D dalam komputer grafik
a. grafik komputer 2D
Grafik komputer 2D adalah sebuah generasi gambar digital berbasis komputer, yang banyak mengambil objek-objek dua dimensi (2D). Model Grafik 2D merupakan kombinasi dari model geometri (juga disebut sebagai grafik vektor), gambar digital (raster graphics), fungsi matematika, dan sebagainya.  Model yang menggunakan 2D tidak mendukung fenomena 3 dimensi. akan tetapi dapat membuat layer yang ditumpuk dalam urutan tertentu berdasarkan kedalaman/jarak tertentu. Mereka juga digunakan pada beberapa video dan games sederhana seperti solitaire, chess, atau mahjong.

b. grafik Komputer 3D
Grafik 3D merupakan perkembangan dari grafik 2D. Didalam grafika komputer, 3D merupakan bentuk grafik yang menggunakan representasi data geometri tiga dimensi. Suatu objek rangka 3D apabila disinari dari arah tertentu akan membentuk bayangan pada permukaan gambar. Proses pembuatan grafik komputer 3D dapat dibagi ke dalam tiga fase, yaitu 3D modeling yang mendeskripsikan bentuk dari sebuah objek, layout dan animation yang mendeskripsikan gerakan dan tata letak sebuah objek, dan 3D rendering yang memproduksi image dari objek tersebut.

Animasi adalah suatu rangkaian gambar diam secara inbetween dengan jumlah yang banyak, bila kita proyeksikan akan terlihat seolah – olah hidup (bergerak), seperti yang pernah kita lihat film – film kartun di tevisi maupun dilayar lebar jadi Animasi kita simpulkan menghidupkan benda diam diproyeksikan menjadi bergerak.Untuk membuat ilusi gerakan tersebut, sebuah gambar pada layar komputer dengan sangat cepat digantikan oleh gambar lainnya yang mirip dengan gambar sebelumnya, tapi dengan sedikit perubahan

Animasi komputer adalah seni menghasilkan gambar bergerak melalui penggunaan komputer dan merupakan sebagian bidang komputer grafik dan animasi. Animasi semakin banyak dihasilkan melalui grafik komputer 3D, walaupun grafik komputer 2D masih banyak ada. Kadangkala sasaran animasi adalah komputer itu sendiri, kadangkala sasaran adalah antara lain, seperti filem. Untuk menghasilkan gambar pergerakan, image (gambar) dipaparkan pada screen komputer dan diganti dengan image (gambar) baru yang selaras gambar sebelumnya dengan pantas. Teknik ini serupa dengan bagaimana gambar bergerak dihasilkan melalui televi dan film. Animasi komputer 3D pada asasnya merupakan pengganti digit bagi seni animasi gerak (stop motion); patung animasi dibina pada screen komputer dan dipasang dengan rangka siber. Kemudian anggota badan, mata, mulut, pakaian, dan lain-lain bagi patung 3D digerakkan oleh juru animasi. Akhirnya, animasi dihasilkan.

Hardware untuk membuat ini bisa menggunakan :
Hardware Display Grafik : Vektor
1.Vetor (calligraphic, stroke, random-scan)
2.Arsitektur Vektor
Hardware Display Grafik : Raster
1.Raster (TV, bitmap, pixmap), digunakan dalam
layar dan laser printer
2.Arsitektur Raster
Kesimpulan
Jadi, perbedaan antara grafik 3D dan 2D secara umum terletak pada komposisi objeknya. Pada bidang Cartesian, grafik 2D hanya memiliki sumbu X dan Y, sedangkan grafik 3D memiliki axis X, Y, dan Z. Dimana hal ini membuat objek grafik 3D memiliki volume atau memiliki isi. Sehingga objek 3D dapat dilihat dari berbagai macam sudut. Sedangkan Grafik 2D hanya memiliki satu sudut pandang saja, yaitu sisi yang sejajar dengan posisi si penglihat. Oleh sebab itu kita tidak dapat melihat bagian belakang maupun samping sebuah objek 2D.
Contoh penggunaan grafik 2D misalnya pada typhography, cartography, menggambar teknik, periklanan, dll. Sedangkan contoh objek 3D misalkan benda-benda yang ada di sekitar kita. Contoh lain yang paling sering menggunakan grafik 2D dan 3D adalah pembuatan animasi dan game seperti yang telah dijelaskan diatas.      

referensi :

www.ahlidesain.com › Teori Desain
http://myblogisland.blogspot.com